Mengapa Kita Harus Share Tentang Kebenaran di Facebook?

FacebookMengapa Kita Harus Share Tentang Kebenaran di Facebook?

Saya mendapatkan sebuah pertanyaan di inbox saya baru baru ini. Pertanyaannya tentang mengapa saya menshare masalah agama dan politik di facebook saya padahal facebook saya ini fungsi utamanya untuk berdagang, apa saya tidak takut pembeli kabur gara-gara sharemu?
 
Mungkin jawaban yang paling cocok untuk pertanyaan ini seperti jawabannya semut yang mencoba memadamkan api nabi ibrahim.  Semut itu bersusah payah membawa setetes air untuk mencoba memadamkan api nabi ibrahim a.s.
Semut ditanya, “apakah kau yakin bisa memadamkan api besar yang di buat raja Namrud dengan air yang kau bawa itu?”
 
Lalu semut menjawab aku melakukan hal ini agar aku mempunyai alasan ketika kelak ditanya oleh Rabb-ku, Allah swt. Aku melakukan sesuatu untuk menolongnya dan Allah tau aku telah melakukan sekuat kemampuanku.
Itulah jawaban yang pas untuk menjawab orang orang yang mempertanyakan sikap anda, jangan gentar dalam berjuang dan jangan takut rezeki anda berkurang karena sikap anda ini. Bagaimana pun juga rezeki itu semua milik Allah swt, dan jika Allah swt berkehendak kita mendapatkan rezeki yang berlimpah maka tidak ada makhluk yang bisa menghalanginya.
Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa
“Barangsiapa melihat suatu kemungkaran hendalah ia merobah dengan tangannya. Apabila tidak mampu, hendaklah dengan lidahnya (kata kata), dan apabila tidak mampu juga hendaklah dengan hatinya dan itulah keimanan yang paling lemah. (HR. Muslim)
Sehingga jika kita melihat kemungkaran jika kita bisa kita rubah dengan tangan kita. Dan bila tidak mampu kita berusaha merubahnya dengan kata kata kita. Sedangkan berdiam diri itu adalah selemah lemahnya iman.
Tapi tentu saja kita harus cek berkali kali tentang kebenaran yang kita share, jangan sampai justru kita menjadi penebar fitnah, Allah swt berfirman
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (Q. S. Al Hujurat : 6).

Dari firman Allah swt diatas kita diperintahkan tidak sembarangan menyebar berita. Kita harus periksa terlebih dahulu kebenaran berita tersebut. Periksa periksa periksa, kalau hanya berita sumber tidak jelas jangan disebar.

Semoga kita semua terhindar dari fitnah, ditebalkan imannya serta dijauhkan dari pemimpin yang munafik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *