Ingin Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Setiap Hari? Begini Caranya

Haji Dan UmrahIngin Mendapatkan Pahala Haji dan Umrah Setiap Hari? Begini Caranya –  Seberapa lama waktu yang kita habiskan dalam menjalankan haji dan umrah? Seberapa lama biaya yang harus kita keluarkan untuk ke tanah suci makkah agar bisa menjalankan ibadah ini? Dan seberapa lama kita harus menunggu karena untuk melaksanakan ibadah haji sekarang ini ada antriannya dan antriannya bertahun tahun.

Namun Allah swt, tuhan pemilik segalanya di alam semesta ini yang maha pemurah, memberikan kemurahan kepada orang orang yang mau mendekatkan diri kepadanya. Kita dapat mendapatkan pahala umrah dan haji setiap hari jika kita mau melaksanakannya.

Agar kita mendapatkan pahala haji dan umrah stiap hari dapat dilakukan dengan cara sholat subuh secara berjamaah dan selepas itu kemudian duduk berzikir hingga matahari terbit kemudian shalat dhuha, maka pahala yang didapatkan seperti pahala haji dan umrah.

Hal ini sesuai dengan sabdi nabi besar kita Muhammad saw.

« مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ »

Yang artinya :“Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk – dalam riwayat lain: dia menetap di mesjid – untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna“ (H.R Tirmidzi)

Hadist ini menunjukkan kita dapat mendapatkan pahala haji dan umrah setiap hari jika kita duduk menetap di tempat sholat (Masjid) setelah shalat shubuh berjamaah untuk berzikir kepada Allah swt sampai matahari terbit, kemudian melakukan sholat dua rekaat, dimana waktu sholat dhuha itu dimulai dari terbitnya matahari.

Syeikh Mukhtar AL-Sinqithi memberikan penjelasan tentang hadist ini, bahwa hadist ini dapat diraih jika kita memenuhi 3 persyaratan yaitu :

  1. Sholat shubuh secara bersamaah, sehingga jika anda sholat shubuh sendirian tidak termasuk kedalam syarat ini. Menurut Syeih Al-Sinqithi zahir kalimat jamaah di hadis ini mencakup jamaah di masjid, jamaah di perjalanan atau dirumah bagi yang tidak wajib jamaah di masjid karena uzur atau karena wanita.
  2. Duduk berzikir, jika duduk tertidur atau duduk diam saja dan melamun maka kita tidak mendapatkan fadilah ini. Termasuk berdzikir adalah membaca al Qur’an, beristigfar, membaca buku buku agama, memberi nasihat, diskusi masalah agama atau amar ma’ruf nahi munkar
  3. Duduk ditempat shalatnya sampai terbit matahari, Menurut Syeih Al-Sinqithi jika pindah untuk mengambil mushaf al Quran atau untuk kepentingan lainnya maka tidak mendapatkan keutamaan ini. Hanya saja untuk masalah ketiga ini ada perbedaan pendapat mengenai hal ini, ada ulama yang berpendapat maksud ‘Tempat sholatnya’ di dalam hadist ini adalah masjid yang digunakan untuk sholat.

Itulah amalan yang bisa kita kerjakan bersama agar di setiap harinya kita bisa mendapatkan pahala haji dan umrah. Semoga kita semua dihindarkan dari kemalasan dalam beribadah dan diberikan selalu petunjuk supaya selalu berada di jalan yang lurus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *