Gejala dan Jenis Penyakit Kusta

KustaGejala dan Jenis Penyakit Kusta –¬†Penyakit kusta adalah penyakit menular yang paling tidak menular. Hal ini disebabkan karena penyakit kusa memerlukan waktu yang cukup lama untuk ditularkan kepada orang lain. Jadi, penyakit kusta atau penderita kusta tidak perlu ditakuti, diasingkan atau dikucilkan.

Penyakit kusta menyerang kulit dan saraf, tetapi bisa timbul di seluruh badan seperti, muka, badan, lengan, paha, kaki dan lain lain. Bila penderita kusta ditemukan dengan gejala dini dan diobati dengan teratur dapat sembuh dengan baik dan tidak timbul cacat. Penyebab kusta adalah bakteri. Bakteri ini tidak dapat dilihat oleh mata tetapi harus memakai mikroskop

Jenis Penyakit Kusta

a. Jenis kusta Kering
Gejala :
– bercak keputihan seperti panu
– Bercak keputihan tersebut mati rasa, artinya bila disentuh dengan kapas tidak terasa atau kurang terasa
– Permukaan bercak kering dan kasar
– Permukaan bercak tidak berkeringat
– Pinggir bercak jelas dan sering ada bintil bintil kecil

Penyakit kusta kering kurang atau tidak menular. Pada awalnya penderita kusta tidak merasa terganggu, karena seperti orang panu saja. Bila tidak segera diobati dan dibiarkan saja, akan menimbulkan cacat.

b. Jenis Kusta Basah
Gejala :
– Bercak putih kemerahan yang tersebar satu satu atau merata di seluruh kulit badan
– Terjadi penebalan dan pembengkakan bercak
– Pada permukaan bercak, sering sering masih ada rasa bila disentuh dengan kapas.
– Pada permulaan, gejala dari jenis kusta basah sering terdapat di kupung telinga dan muka wajah

Penyakit kusta basah dapat menular kepada orang lain. Maka bagi yang menderita penyakit kusta jenis basah harus berobat yang baik dan teratur sampai selesai seperti yang telah ditetapkan dokter.

Kalau tidak berobat dengan baik akan terjadi cacat. Oleh karena itu bila terdapat gejala seperti diatas supaya segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Pengobatan Penyakit Kusta
1. Jenis kusta kering, lamanya pengobatan 6 bulan
2. Jenis kusta basah, lamanya pengobatan 2 tahun
a. Penderita diberi obat secara gratis dan dapat di ambil di puskesmas
b. Obat diberi setiap bulan, bisa diambil sendiri atau oleh keluarga
c. Keluarga harus mengawasi setiap penderita supaya memakan obat secara teratur

Ada kemungkinan selama penderita minum obat, bercak pada kulit akan bertambah besar disertai panas tinggi dan badan yang lemah. Keadaan seperti ini disebut reaksi. Bila timbul reaksi, maka obat harus tetap diminum dan penderita pergi ke rumah sakit untuk pengobatan reaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *